,

Aksi Besar di Ambon, BEM Nusantara Maluku : Besok 11 Kampus Serbu Polda dan DPRD Maluku

oleh -1343 Dilihat
BEM Nusantara Maluku Siap Aksi Besar-Besaran di Mako Polda Maluku dan DPRD Maluku
BEM Nusantara Maluku Siap Aksi Besar-Besaran di Mako Polda Maluku dan DPRD Maluku

RadarMaluku.id, AmbonBadan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Maluku memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada Senin, 1 September 2025, di Kota Ambon. Aksi tersebut rencananya dipusatkan di depan kantor Polda Maluku dan DPRD Provinsi Maluku mulai pukul 10.00 WIT hingga selesai.

Mantan Ketua BEM FISIP Universitas Darusallam (Unidar) Ambon yang juga pengurus BEM Nusantara Maluku, Sandi Tuhuteru, menyampaikan aksi itu merupakan bentuk kecaman terhadap tindakan represif aparat kepolisian terhadap masyarakat serta kritik terhadap kinerja DPR RI yang dinilai gagal mengakomodir aspirasi rakyat.

“BEM Nusantara Maluku bersama elemen mahasiswa lainnya akan turun ke jalan untuk menegaskan sikap dan memperjuangkan aspirasi rakyat,” ujar Sandi, Jumat (29/8/2025).

Menurutnya, aksi ini akan melibatkan sekitar 500 mahasiswa yang berasal dari 11 kampus di Kota Ambon, masing-masing dari:

  1. Universitas Darusallam (Unidar) Ambon
  2. Politeknik Negeri Ambon
  3. Stikes Pasapua Ambon
  4. Stikes Latumeteng Ambon
  5. IAKN Ambon
  6. Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Ambon
  7. Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji (AMSA) Ambon
  8. Stikes Maluku Husada Ambon
  9. Universitas Trinitas Ambon
  10. Universitas Terbuka (UT) Ambon
  11. Universitas Muhammadiyah Maluku (UM Maluku)

Titik kumpul massa akan dipusatkan di Taman Bawah Jembatan Merah Putih (JMP), sebelum bergerak menuju kantor Polda Maluku dan DPRD Provinsi Maluku.

1000060537
Ilustrasi Aksi Aliansi Mahasiswa di Jakarta (2025)

Organisasi mahasiswa lain seperti; HMI dan PMII Cabang Ambon, serta GPI, KAMMI, dan IMM Maluku juga dijadwalkan akan menggelar aksi yang sama pada 1 September 2025 di Kota Ambon.

Selain mahasiswa, aksi ini juga terbuka untuk masyarakat umum yang ingin menyuarakan keresahan bersama. Bahkan, komunitas ojek online (ojol) di Kota Ambon disebut telah diajak untuk ikut bergabung dalam barisan massa.

BEM Nusantara menilai keterlibatan berbagai lapisan masyarakat sangat penting untuk menekan aparat dan wakil rakyat agar lebih mendengar aspirasi rakyat kecil. “Kami ingin semua elemen ikut bersuara, tidak hanya mahasiswa,” tegas Sandi. (Red)

Tentang Penulis: Radar Maluku

Gambar Gravatar
Pemimpin Redaksi RadarMaluku.id

Responses (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.