RadarMaluku.id, Namrole – Bupati Buru Selatan, La Hamidi bersama wakilnya, Gerson Eliaser Selsily beserta sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Buru Selatan menghadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Wamsisi, Kecamatan Waesama, Sabtu 4 April 2026.
Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Gerai KDMP di Desa Wamsisi, Kecamatan Waesama Kabupaten Bursel menurut bupati, bukan sekedar membangun fisik bangunan. Melainkan membangun fondasi kemandirian ekonomi bagi Masyarakat Desa Wamsisi dan masyarakat desa lainnya di Kabupaten Bursel.
“Kita semua tahu bahwa Koperasi merupakan Soko guru perekonomian Indonesia. Namun koperasi yang kuat adalah koperasi yang mampu beradaptasi dan hadir ditengah masyarakat dengan unit usaha yang nyata,” terang bupati dalam sambutannya.

Baca Juga : Pendaftaran Calon Ketua DPD Golkar Bursel Resmi Dibuka
Dirincikan bupati, Gerai KDMP ini memiliki tiga fungsi strategis diantaranya sebagai;
- Wadah produk lokal, menjadi etalase bagi produk-produk UMKM warga desa Kita sendiri.
- Stabilitas Harga, membantu Warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan adil.
- Perputaran uang di Desa, Memastikan bahwa nilai ekonomi tetap berputar Desa, dari Warga dan untuk Warga.

Baca Juga : Demo di Polres Bursel, Massa Aksi Desak Polri Batalkan PTDH Briptu Haryanto Tasane
Orang nomor satu di Kabupaten Bursel ini, juga menitipkan pesan dalam pembangunan Gerai KDMP tersebut diantaranya;
- Gotong royong, Pastikan pembangunan ini berjalan dengan semangat Transparansi dan Kebersamaan.
- Inovasi, Jangan berhenti pada bangunan fisik, setelah jadi nanti kelola gerai secara profesional dan ikuti perkembangan teknologi (Digitalisasi Pemasaran).
- Keberlanjutan, Rawatlah apa yang Kita mulai hari ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh anak cucu Kita dimasa depan.
“Semoga proses pembangunan berjalan lancar, tanpa hambatan dan semoga tempat ini menjadi ladang berkah bagi ekonomi Desa Berkemajuan,” tutur bupati. (RB)
Baca Juga : Skandal Dana KB Rp1,98 Miliar di Buru Selatan, Kadinkes Akui Anggaran Dipakai Bendahara










Responses (2)