,

Deklarasikan Perdamaian, Elemen Masyarakat Buru Selatan Ngopi Bareng Bahas Kamtibmas

oleh -415 Dilihat
Kegiatan Ngopi Bareng Kamtibmas dan Deklarasi Damai di kab. Buru Selatan
Kegiatan Ngopi Bareng Kamtibmas dan Deklarasi Damai di kab. Buru Selatan

RadarMaluku – Seluruh elemen masyarakat Kabupaten Buru Selatan (Bursel) bersepakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif. Kesepakatan tersebut ditandai melalui deklarasi damai dalam kegiatan “Ngopi Bareng Kamtibmas” yang berlangsung di Pantai Wisata Tanjung Merpati, Desa Waefusi, Kecamatan Namrole, Jumat (17/1/2025).

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari organisasi kepemudaan (OKP), organisasi kemasyarakatan (Ormas), tokoh lintas agama, tokoh adat, Pemerintah Daerah, Polres Buru Selatan, hingga Kodim 1506 Namlea.

Acara tersebut mengusung tema “Sinergi Mencegah Konflik Sosial demi Buru Selatan yang Harmonis.” Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Buru Selatan Gerson Eliaser Selsily, Wakil Ketua I DPRD Ahmadan Loilatu, Wakapolres Buru Selatan Kompol Syarifuddin, Plt Sekretaris Daerah Hadi Longa, serta Danramil Leksula.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh empat organisasi, yakni Flobamorata Kabupaten Buru Selatan, Pemuda Muslim Labuang (Pemula), SEMMI Cabang Buru Selatan, dan PMII Cabang Buru Selatan. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh BINDA Maluku serta mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Buru Selatan, seluruh OKP, Ormas, paguyuban, dan tokoh lintas agama di Kabupaten Buru Selatan.

1000081754
Penandatanganan Deklarasi Damai oleh seluruh peserta kegiatan Ngopi Bareng Kamtibmas Bursel

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gerson Eliaser Selsily menegaskan bahwa “ngopi bareng” bukan sekadar minum kopi bersama, melainkan menjadi ruang dialog, ruang silaturahmi, serta ruang menyatukan persepsi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.

“Kamtibmas merupakan pondasi utama dalam mendukung pembangunan daerah. Tanpa rasa aman dan damai, pembangunan tidak akan berjalan optimal. Oleh karena itu, pencegahan konflik sosial harus dilakukan secara bersama melalui sinergitas, komunikasi, dan saling pengertian antar seluruh komponen masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, sekaligus menguatkan kembali nilai hidup orang basudara sebagai kearifan lokal masyarakat Maluku dalam menjaga persatuan dan kesatuan.

Senada dengan itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Israwan Makatita, S.Kom, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah serta TNI dan Polri, agar dapat bersama-sama bersinergi dalam mewujudkan Kabupaten Buru Selatan yang damai dan harmonis.

1000081758 edited
Ngopi Bareng Santai di Pantai Wisata Tanjung Merpati, Desa Waefusi, Kec. Namrole, Bursel (17/1/26)

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat komitmen bersama seluruh elemen, baik Pemda, TNI/Polri, OKP, Ormas, maupun tokoh masyarakat, untuk terus menjaga persatuan dan mencegah potensi konflik sosial di daerah,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh peserta dialog bersama Forkopimda turut membubuhkan tanda tangan pada deklarasi damai sebagai wujud tekad menjaga Kamtibmas yang aman dan damai di Kabupaten Buru Selatan. (RB)

Tentang Penulis: Radar Maluku

Gambar Gravatar
Pemimpin Redaksi RadarMaluku.id

Responses (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.