RadarMaluku.id, Ambon – BEM Nusantara Maluku-Malut menyatakan sikap tegas menanggapi berbagai isu dan tuduhan yang beredar di publik terhadap Ketua DPRD Kota Ambon. Selain itu, dukungan penuh terhadap kinerja dan kepemimpinan Ketua DPRD Kota Ambon, sekaligus membantah keras semua tuduhan yang dinilai tidak berdasar dan tendensius disampaikan oleh BEM Nusantara Maluku-Malut dalam pernyataan resminya pada Jum’at (12/9/25).
Sebagai aliansi yang menjunjung tinggi prinsip objektivitas dan keadilan, BEM Nusantara Maluku-Malut menilai Ketua DPRD Kota Ambon selama ini telah menunjukkan komitmen tinggi terhadap pembangunan kota.
Pihaknya menolak segala bentuk fitnah, upaya pembunuhan karakter, serta manuver politik tidak sehat yang berpotensi merusak tatanan demokrasi lokal.
Koordinator Nusantara BEM Nus Maluku-Malut, Ahmad Rifaldi Loilatu, menilai ada pihak tertentu yang sengaja memanfaatkan situasi untuk membentuk opini negatif terhadap Ketua DPRD Kota Ambon dengan tujuan menjatuhkan kredibilitasnya. Menurutnya, tuduhan yang dilontarkan tanpa data maupun fakta hanya menjadi upaya paksa menjatuhkan melalui tekanan opini publik.
“Ini adalah bentuk nyata untuk mencoba menjatuhkan politisi tangguh Ketua DPRD Kota Ambon,” tegas Loilatu.
Baca Juga : Jelang HUT GPM Ke-90, Latbual Bagikan Beras ke Warga
Ia menambahkan, Ketua DPRD Kota Ambon memiliki dedikasi dan kinerja baik selama memimpin lembaga legislatif, terbuka terhadap kritik, aktif menyerap aspirasi masyarakat, serta memiliki rekam jejak positif dalam pembangunan kota. Karena itu, segala upaya merusak citra melalui cara-cara tidak beradab justru menunjukkan ketidakdewasaan dalam berdemokrasi.
BEM Nusantara Maluku-Malut pun mendukung penuh Ketua DPRD Kota Ambon untuk terus bekerja demi kepentingan masyarakat.
“Saya yakin Ketua DPRD Kota Ambon adalah figur berintegritas dan berkomitmen memajukan kota ini. Mari kita fokus pada pembangunan dan kerja sama positif demi kemajuan masyarakat,” tutup Loilatu.
Baca Juga : Terpilih ‘Nahkodai’ LP-KPK Wilayah Maluku, Aci Asrun Dorong APH Berantas Korupsi di Daerah









Response (1)