,

Gunung Dukono Erupsi, Abu Vulkanik Capai 1.000 Meter

oleh -34 Dilihat
Gunung Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Senin (6/4/2026) pagi.
Gunung Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Senin (6/4/2026) pagi.

Radarmaluku.id, Halut — Gunung Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Senin (6/4/2026) pagi. Letusan tersebut melontarkan abu vulkanik dengan ketinggian mencapai 1.000 meter di atas puncak gunung.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono, Bambang Sugiono, mengungkapkan bahwa erupsi terjadi sekitar pukul 09.26 WIT. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat.

“Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 17 mm dan durasi 49,69 detik,” ujar Bambang saat dihubungi dari Ternate.

Ia menjelaskan, aktivitas vulkanik Gunung Dukono mulai meningkat sejak 30 Maret 2026. Sebelumnya, gunung dengan ketinggian 1.087 meter di atas permukaan laut itu sempat tidak menunjukkan aktivitas erupsi selama kurang lebih tujuh bulan.

“Sejak 30 Maret 2026, letusan kembali terjadi dan berlangsung hingga saat ini,” tambahnya.

Saat ini, status Gunung Dukono berada pada Level II atau Waspada. Masyarakat di sekitar gunung maupun wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas, termasuk mendaki atau mendekati Kawah Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer.

Bambang juga mengingatkan bahwa letusan dengan abu vulkanik terjadi secara periodik dan sebarannya bergantung pada arah serta kecepatan angin, sehingga wilayah terdampak abu tidak dapat dipastikan.

Sebagai langkah antisipasi, warga diminta menyiapkan masker guna menghindari dampak buruk abu vulkanik terhadap sistem pernapasan. (Red)

Tentang Penulis: Radar Maluku

Gambar Gravatar
Pemimpin Redaksi RadarMaluku.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.