Hanya Lewat Telepon, Prabowo Mampu Lobi Tarif Impor Produk RI ke AS

oleh -284 Dilihat
IMG 4579
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melakukan komunikasi langsung dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada Selasa, 15 Juli 2025, melalui sambungan telepon. (Foto: Istimewa

radarmaluku.id Brussels, 15 Juli 2025 — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menunjukkan kepemimpinannya di panggung diplomasi internasional. Dalam lawatan kenegaraannya ke Eropa, Prabowo melakukan komunikasi langsung melalui sambungan telepon dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk membahas kebijakan tarif impor Amerika terhadap produk asal Indonesia.

Percakapan strategis tersebut berlangsung pada Selasa malam (15/7/2025) selama kurang lebih 17 menit. Menurut keterangan resmi dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, diskusi berlangsung hangat namun serius, dengan fokus utama pada isu perdagangan bilateral.

“Setelah proses negosiasi yang panjang dan penuh dinamika, kedua pemimpin sepakat untuk menurunkan tarif impor terhadap produk Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen,” ujar Teddy.

Penurunan tarif ini disebut sebagai terobosan penting bagi diplomasi ekonomi Indonesia. Tarif yang sebelumnya dianggap memberatkan kini menjadi salah satu yang paling kompetitif di kawasan Asia.

Hadapi Trump Secara Langsung, Prabowo Tampil sebagai Negosiator Tangguh

Teddy menegaskan bahwa Presiden Prabowo turun langsung dalam pembicaraan tersebut, menghadapi Presiden Trump yang dikenal sebagai sosok negosiator tangguh. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam membela kepentingan ekspor nasional.

“Presiden tidak sekadar menyerahkan ke teknokrat. Beliau sendiri yang bicara langsung, memperjuangkan agar pelaku usaha Indonesia mendapatkan akses lebih luas di pasar Amerika,” tegasnya.

Perkuat Posisi Ekspor Global

Kesepakatan dengan AS ini melengkapi capaian Indonesia dalam menjalin kerja sama dagang dengan Uni Eropa, yang sebelumnya telah menyepakati tarif nol persen bagi produk RI. Kedua langkah ini memperkuat posisi Indonesia sebagai negara eksportir yang makin kompetitif di pasar global.

“Ini adalah sinyal positif bagi para pelaku usaha. Pemerintah tidak tinggal diam, melainkan aktif membuka pintu-pintu ekspor lewat jalur diplomasi tingkat tinggi,” tambah Teddy.

Tindak lanjut teknis dari kesepakatan tarif ini akan ditangani langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam waktu dekat.

Tentang Penulis: Radar Maluku

Gambar Gravatar
Pemimpin Redaksi RadarMaluku.id

Responses (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.