Bupati yakin, penempatan jabatan yang tepat dalam struktur birokrasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dalam konteks inilah rotasi, promosi maupun mutasi jabatan tidak sekedar rutinitas melainkan langkah strategis untuk memastikan organisasi pemerintah tetap dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta sasaran pembangunan.
“Saya berharap kepada para pejabat yang hari ini menerima mandat baru untuk, bergerak cepat dan bekerja acara adaptif. Kenali dengan baik medan tugas, bangun sinergitas dengan tim kerja serta ciptakan ekosistem birokrasi yang sehat terbuka dan kolaboratif jangan ragu turun ke lapangan. Yang mana menjadi pejabat publik hari ini menuntut kita hadir, mendengar serta mampu menangkap kebutuhan masyarakat secara riil,” ujarnya.
Baca Juga : 100 Hari Pemerintahan, Gubernur Maluku Pastikan Perombakan Birokrasi Dalam Waktu Dekat
Masih lanjut bupati, bekerjalah tidak hanya berdasarkan rutinitas, tetapi juga dengan kepekaan, empati dan solusi yang berdampak langsung. Oleh karena itu, nilai-nilai ASN berakhlak harus terus ditanamkan dalam praktik kerja sehari-hari, bukan hanya sebagai jagoan, tetapi menjadi pedoman moral dan profesionalisme aparatur negara.

Selanjutnya, kepada para ASN yang memenuhi syarat, saya mengajak untuk mengambil langkah baik dengan mengikuti proses seleksi terbuka yang rencananya akan dilakukan di bulan Oktober tahun 2025. Diantaranya seleksi Sekretaris Daerah dan jabatan pimpinan tinggi pratama lainnya secara sehat dan kompetitif. Mari kita bangun budaya karir yang berbasis kompetensi, kinerja dan prinsip berintograsi bukan sekedar kedekatan pribadi atau pertimbangan subjektif.
“Pada 7 Juni 2025 lalu, Saya telah menandatangani komitmen bersama pelaksanaan manajemen talenta dengan Kepala BKN RI. Olehnya itu, pada kesempatan yang baik ini saya perintahkan kepada kepala bksdm untuk segera mempersiapkan infrastruktur penonton pelaksanaan manajemen talenta. Sehingga nantinya birokrasi kita dapat diisi oleh talenta talenta yang terpilih berdasarkan potensi dan kinerja terbaik dari ASN karir yang dipersiapkan menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator, jabatan pengawas dan jabatan fungsional lainnya,” pungkasnya.
Baca Juga : Harga Ayam & Telur Melonjak, Gubernur Maluku Gandeng Investor Bangun Peternakan Raksasa
Olehnya itu, saya mengajak kita semua stakeholder hadir pada saat ini untuk sama-sama memberikan sumbangsih pikir dalam penataan birokrasi kita khususnya dan dalam penyelenggaraan pemerintahan pada umumnya. Jangan dilaksanakan pelantikan jpt pada hari ini, kita telah menjawab tuntutan KPK lewat program mcp dan akan kita tindaklanjuti dengan pelantikan jabatan administrator, pengawas dan jabatan fungsional lainnya secara bertahap pada bulan Oktober tahun ini.
“Saya kembali mengingatkan, bahwa jabatan adalah amanah dan ruang pengabdian. Tugas kita bukan sekedar bukan saja menjalankan tugas administratif. Tetapi mewujudkan nilai manfaat dan menghadirkan perubahan yang dirasakan masyarakat. Mari kita jaga kekompakan, saling mendukung dalam tugas dan bersama-sama mewujudkan Kabupaten Berastagi yang sejahtera, adil dan makmur,” jelas bupati. (RB)
Baca Juga : Forum Silaturahmi Buru–Ambalau Kembali Bantu Warga Namrole








