RadarMaluku.id, – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Mandiri (Gema) Bangsa melakukan silaturahmi ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru Selatan, Selasa 27 Januari 2026.
Kehadiran pengurus partai besutan mantan politisi NasDem dan Perindo, Ahmad Rofiq ke KPU Kabupaten Bursel, selain silaturahmi juga bertujuan memperkenalkan Partai Gema Bangsa dalam menghadapi proses verifikasi faktual, jelang Pemilu 2029 mendatang.
Ketua DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Bursel, Abdurahman Tewawo mengatan, memasuki tahapan-tahapan Pemilu kedepan ada beberapa hal teknis yang perlu diskusikan dengan KPU Kabupaten Bursel. Kunjungan ini didasari oleh hasil deklarasi Partai Gema Bangsa, pada tanggal 27 Januari 2026.
Baca Juga : Deklarasikan Perdamaian, Elemen Masyarakat Buru Selatan Ngopi Bareng Bahas Kamtibmas
Untuk itu secara hirarki DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Bursel perlu melakukan langkah-langkah kesiapan kedepan untuk mengikuti proses verifikasi faktual di KPU RI, termasuk di KPU Kabupaten Bursel dalam menghadapi Pemilu 2029 mendatang.

“Dan sudah barang tentu, kami dari Gema Bangsa ini memiliki sejumlah kader yang memiliki trackrecord yang baik untuk berkonsultasi terhadap daerah. Sehingga kami memiliki visi dan misi yang sama, yakni membesarkan Partai Gema Bangsa kedepan, terutama di Kabupaten Bursel,” kata Tewawo usai bersilaturahmi dengan Komisioner KPU Kabupaten Bursel.
Menurut Tewawo, secara pribadi dan teman-teman lainnya juga memiliki pengalaman memimpin Parpol, maka sudah pasti dalam menghadapi verifikasi ini, kami optimistis Partai Gema Bangsa lolos verifikasi faktual di KPU dan sebagai peserta Pemilu 2029 mendatang.
Baca Juga : Jalan Masuk TPA Mulai Diperbaiki Dinas LH dan PUPR Buru Selatan
Masih lanjut Tewawo, untuk kepengurusan, partai Gema Bangsa Kabupaten Bursel secara administrasi sudah terbentuk mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Bursel, saat ini tinggal menunggu surat keputusan (SK).
“Kalau struktur kepengurusan Partai Gema Bangsa semuanya sudah terbentuk, mulai dari tingkat kabupaten hingga ke kecamatan, tinggal menunggu SK kepengurusan untuk diberikan,” terang mantan Ketua DPD Perindo Kabupaten Bursel ini.

Sekretaris DPD Partai Gema Bangsa, Metusalak Liligoly menegaskan, memilih mundur dari pengurus Partai Hanura dan bergabung dengan Partai Gema Bangsa. Sebab Partai Gema Bangsa mengusung konsep desentralisasi yang jarang dimiliki parpol lain.
“Berpindah Parpol dalam momentum politik itu sesuatu hal yang wajar. Saya memilih bergabung, karena partai Gema Bangsa mengusung konsep desentralisasi yang mengharuskan pengurus ditingkat DPD seluruh Indonesia mengatur administrasinya sendiri, termasuk menentukan calon kepala daerah kedepannya,” jelas mantan Sekretaris DPD Partai Hanura Kabupaten Bursel ini.
Untuk diketahui, kehadiran pengurus DPD Partai Gema Bangsa ke KPU Kabupaten Bursel langsung diterima Ketua KPU, Husni Hehanussa, Kordiv teknis, Imran Loilatu dan komisioner lainnya. (RB)
Baca Juga : 14 WNA Diamankan Imigrasi Ambon di Tambang Ilegal Gunung Botak











Responses (2)