Pesisir Maluku Terancam Banjir ROB, Warga Dihimbau Waspada

oleh -267 Dilihat
1000051630 scaled

RadarMaluku.id – BMKG mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat pesisir di Provinsi Maluku untuk waspada terhadap potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi pada 7–19 Juni 2025. Hal ini menyusul fenomena Bulan Purnama yang akan mencapai puncaknya pada 11 Juni 2025, yang dapat memicu peningkatan pasang air laut secara signifikan.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Mujahidin, menjelaskan bahwa potensi banjir pesisir atau rob tersebut berkaitan dengan kondisi pasang maksimum yang terjadi saat fase Bulan Purnama.

“Fenomena ini berpotensi menyebabkan banjir rob, terutama di wilayah pesisir yang permukaannya rendah. Setiap daerah akan mengalami waktu dan ketinggian pasang yang berbeda-beda,” ujar Mujahidin, Minggu, 9 Juni 2025.

Menurut BMKG, wilayah pesisir yang berisiko terdampak di antaranya; Pesisir Pulau Ambon, Kab. Maluku Tengah, Seram Bagian Timur, Maluku Tenggara, Kepulauan Tanimbar, dan Kepulauan Aru.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon, Kamari, menambahkan bahwa fenomena astronomi seperti Bulan Purnama memang dapat meningkatkan tinggi muka air laut secara alami, dan perlu diwaspadai oleh masyarakat pesisir.

“Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, namun waspada. Aktivitas di sekitar pelabuhan, pesisir, dan permukiman rendah bisa terdampak, terutama saat pasang maksimum terjadi,” jelasnya.

Dampak dan Imbauan BMKG

BMKG menyebutkan bahwa dampak rob dapat berupa genangan di jalan pesisir, gangguan aktivitas pelabuhan, kerusakan fasilitas umum, hingga terganggunya aktivitas nelayan.

Untuk itu, BMKG mengeluarkan beberapa imbauan sebagai langkah antisipatif, khususnya kepada nelayan dan pelaku transportasi laut diimbau rutin memantau jadwal pasang surut dan informasi cuaca terkini.

Selain itu, masyarakat diminta untuk menghindari aktivitas di sekitar garis pantai pada malam hari menjelang dan sesaat setelah puncak Bulan Purnama.

BMKG mengingatkan bahwa fenomena rob merupakan kejadian alam yang bersifat sementara, namun tetap dapat berdampak terhadap keselamatan dan perekonomian masyarakat pesisir.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui aplikasi Info BMKG, kanal radio VHF 16, serta media sosial resmi BMKG. (Ar)

Tentang Penulis: Radar Maluku

Gambar Gravatar
Pemimpin Redaksi RadarMaluku.id

Response (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.